Rabu, 02 Agustus 2017

Mutasi Masuk Samsat Ciputat dari Samsat Jakut/Jakpus Gunung Sahari

1 Agustus 2017

Tulisan ini lanjutan dari proses cabut berkas Sepeda Motor(Roda 2) saya di Samsat Gunung Sahari
Cabut Berkas Motor Mati Pajak 2 Tahun di Samsat Jakarta Utara (Hari 1)
Cabut Berkas Motor Mati Pajak 2 Tahun di Samsat Jakarta Utara (Hari 2)


Jam 7.50 pagi

Sampai di Samsat Ciputat langsung menuju loket lantai 2.
Ruangan cukup nyaman karena AC.
Bundel dokumen yang didapat dari Samsat Gunung Sahari saya letakkan saja di depan loket, hanya ada dokumen saya saja (inilah untungnya datang pagi)

Isi bundel dokumen

1. Arsip dokumen (isinya: STNK asli pertama ada semacam kertas karbonnya, formulir permohonan STNK pertama, mungkin formulir ini pengganti Kartu Induk BPKB sesuai yang ada di checklist formulir B, Faktur Asli, NIK Asli)
2. STNK asli + copy
3. Copy KTP pemilik baru (saya)
4. Kwitansi Pembelian Asli
5. Cek Fisik Asli
6. Fiskal Asli

Catatan : Jangan lupa memfoto kopi sebanyak 2 lembar: 
  • Kwitansi Pembelian
  • Cek Fisik 
karena akan di perlukan untuk urus BPKB nanti di POLDA Komdak Semanggi.

Jam 8.00

Loket buka, diberikan formulir mutasi, kita diminta mengisi data kendaraan dan pemilik baru


  • Diminta biaya Rp.50.000,- (tanpa tanda terima)


Jam 8.27

Saya di beritahu, hari ini ada gangguan koneksi untuk input komputer jadi saya diminta untuk sabar menunggu. Sembari menunggu petugas menyarankan ke lantai 1, ke loket TU dengan membawa bundle berkas tadi.

Serahkan bundle berkas, di TU di perlukan untuk pendataan (saya kurang paham ini pendataan manual atau input komputer? tapi kenapa 2x ya). Ya mengikuti prosedur saja.

Disini menunggu agak lama, yasudah sembari menunggu saya sekalian urus blokir STNK motor lama saya yang sudah saya jual

Loket blokir STNK ada di lantai 2, paling kiri, minta formulir ke petugas, kita disuruh isi.

Yang diperlukan
  • Copy KTP
  • Copy KK (tapi waktu mengurus saya tidak bawa dan bertanya ke petugas apakah harus, petugas membolehkan untuk tidak di sertaka,Alhamdulillah)
  • Materai 6rb
Formulir di isi, materai di tempel dan kita tanda tangan, setelah ini formulir harus di fotocopy.
Fotocopy ada di belakang gedung, kemarin saya fotocopy 1 lembar diminta Rp.1000,-

Kembali lagi ke loket blokir STNK (CPU), serahkan Formulir asli bermaterai + Copy nya, Copy KTP.
Menunggu sebentar, petugas memblokir data kita di komputer, dan fotocopy formulir di tanda tangani petugas dan diberi keterangan tulisan tangan oleh petugas (semacam bukti).

Jam 8.52

Saya kembali lagi ke loket TU lantai 1, ternyata sudah selesai, dikembalikan lagi bundle dokumen, kembali ke lantai 2 loket mutasi. Komputer masih error.

Jam 9.15

Petugas loket mutasi memberitahu input sudah selesai, saya diarahkan ke loket Dispenda di ujung kanan, disini ramai karena berbarengan dengan orang-orang yang bayar pajak tahunan dan 5 tahunan.

Tunggu saja memang agak lama, kalau ada tempat duduk syukur, kalau tidak berdiri saja tapi tidak perlu di depan loket, karena mengganggu orang yang lewat.

Loket dispenda pertama di beri tagihan. Siapkan uang

Menunggu lagi dipanggil kasir
Dipanggil kasir, bayar sejumlah yang tertera. dapat cap di kertas tagihan tadi "LUNAS".
Rincian Biaya
  • PKB (sesuai tiap kendaraan)
  • SWDKLLJ Rp.32.000,- dikali 2 ditambah denda Rp.24.000,-, total Rp.84.000,- mungkin karena SWDKLLJ saya yang terbayar di Samsat sebelumnya cuma s.d. 16 Sep 2016. 2 kali SWDKLLJ ini untuk pembayaran 16 Sep 2016 - 16 Sep2017, serta 16 Sep 2017 - 1 Agustus 2018
  • Biaya Administrasi STNK Rp.100.000,-
  • Biaya Administrasi TNKB Rp. 60.000,- (Plat Nomor)
---------------------------------------------------------
Yang menarik PKB saya naik, karena nilai jual kendaraan atau nilai taksir kendaraan di Tangerang Selatan/ Ciputat ini lebih tinggi 3 kali lipat dari Jakarta, yang dulunya nilai jual di jakarta 3.3juta, ditangerang selatan di taksir 9.6juta.
Dulunya PKB di Jakarta Rp.66.000,- (Pajak 2% dari nilai jual), di Ciputat PKB saya Rp.144.000,-(Pajak 1.5% dari nilai jual)

Saya tahu harga jual taksiran samsat melalui cek PKB online jakarta, caranya saya bahas di link ini: 
http://www.27augusta.com/2017/08/cara-cek-pajak-kendaraan-dan-nilai-jual.html

---------------------------------------------------------
Menunggu lagi dipanggil loket STNK
Dipanggil dan di berikan STNK asli, petugas mengarahkan ke lantai 1 untuk mengurus TNKB atau plat nomor atau "kaleng"

Jam 9.40

Ke Loket TNKB, serahkan STNK kertas yang lembar pajak (yang ada angka-angka PKB, SWDKLLJ, dll)
Menunggu lagi

Jam 9.50

Selesai, Plat nomor dan STNK asli sudah di tangan.

Sambil siap-siap pulang saya cek, waduuuhh, ada kesalahan satu huruf di alamat rumah saya, yang harusnya huruf "I" ditulis jadi angka "1" satu oleh petugas.


Yasudah sabar saja. Urus perbaikan.

Perbaikan pertama ke loket CPU atau komputer di lantai 2, loket yang sama dengan mengurus blokir kendaraan. Disini cuma sebentar karena tidak ada antrian.

Diarahkan lagi ke Lantai 1 bagian TU tadi. Jangan lupa bilang, koreksi komputer di lantai 2 sudah. 

Menunggu, disini agak lama karena ada antrian. Saya kurang paham juga apa yang dilakukan petugas TU. Mungkin mencatat secara manual di semacam pembukuan ya.

Selesai, STNK dikembalikan dengan koreksi di satu huruf yang salah itu semacam di tipe-x dan di tulis manual dengan mesin tik.

Petugas komputer di lantai 2, memberitahu kalau perbaikan ini penting, karena BPKB nanti hanya akan menulis sesuai dengan input di Samsat Ciputat ini, daripada bolak balik dan 2kali koreksi (koreksi STNK & BPKB) lebih baik di perbaiki semua.

Jam 10.30

Semua selesai
Yang didapat STNK asli dengan perbaikan dan Plat Nomor Baru

---------------

Dapat info kalau bisa urus BPKB kolektif di Samsat sini, setelah tanya-tanya, ternyata biaya Jasanya saja Rp.200.000,- diluar biaya cetak BPKB resmi di POLDA Semanggi Rp.225.000, jadi total biaya untuk diuruskan BPKB Rp.425.000,-. 
Saya memutuskan urus sendiri saja toh sudah pernah, uangnya bisa dipakai buat yang lain.

Catatan, jika diwakilkan, misal mengurus pajak kendaraan atas nama kakak atau orang tua satu rumah, baiknya buat surat kuasa diatas materai, dan bawa KTP asli yang mengurus dan KTP atas nama kendaraan, karena saya liat kemarin ada beberapa yang ditolak petugas karena diwakilkan tapi tidak ada bukti surat kuasa dll. Mungkin copy KK jika satu alamat rumah diperbolehkan ya.


Oh iya jangan lupa pakai celana panjang kalau ke kantor-kantor pemerintahan seperti urus pajak, urus KK, urus akte lahir. Ada satu orang yang saya liat sendiri tidak diperbolehkan masuk karena pakai celana pendek.


Hari 1

Hari 2
Hari 3

Ad

Label

Atoz (2) Do it Yourself (8) GoPro (10) Jasa (1) Jual (9) jupiter (5) Motorcycle (16) mutasi (8) nouvo (19) office (2) Roda4 (17) soluna (17) Travelling (17) vw (3)