Kamis, 23 Mei 2019

Pompa Air Booster Shimizu PS 135 E Otomatis Bermasalah & Cara Menangulangi nya



Pengunaan pompa air untuk Booster sering kali digunakan untuk rumah bertingkat. Biasanya pompa booster bekerja otomatis, bisa menggunakan pressure switch atau flow switch. Penggunaan pressure switch lebih banyak, karena lebih murah dan kebanyakan sudah merupakan fitur standar dari manufaktur pompa.

Kali ini saya akan membagi pengalaman menggunakan Pompa Booster Shimizu PS-135 E menggunakan pressure switch. Pembelian pompa 11 April 2015 sudah cukup berumur 4tahun usianya.



Problem yang biasa terjadi untuk pompa booster tipe pressure switch.
1. Pompa On-Off dengan jeda sangat pendek ketika keran di buka 1/4 atau setengah, bahasa lainnya cetak cetek, cetek cetek
2. Pompa On terus tidak pernah mati
3. Pompa tidak mau menyala

Kita bahas satu persatu


POMPA CETAK CETEK

Pastikan dulu tidak ada kebocoran di semua koneksi pipa PVC rumah anda.
Masalah ini biasanya karena salah set awal pas pasang pompa, pressure switch tidak bisa sekedar pasang saja tapi harus ada setting lagi. Caranya, buka cover plastik pressure switch, disamping pompa, akan terlihat mekanisme dan baut setting (min).


-Buka keran terdekat ke pompa, misal, pompa anda letakkan di lantai-2, berarti coba buka pompa wastafel atau pompa shower di kamar mandi lantai-2 anda, buka sedikit saja, misal 1/4 atau bukaan kecil yang mungkin anda pakai.

-Pompa akan mulai menyala on-off-on-off, karena setting terlalu dekat ke batas atas tekanan. Menggunakan obeng min, putar baut setting berlawanan arah jarum jam, perhatikan pompa, seharusnya jeda on-off-on-off akan semakin panjang / jarang, putar terus sampai pompa selalu menyala.



Untuk memverifikasi kalau setting sudah benar, tutup keran yang terbuka tadi, jika pompa off/mati, selesai, jika tidak, berarti putaran yang anda lakukan terlalu banyak, putar kearah lawannya sampai pompa mati, dan ulangi tahap diatas.

-Selesai

Note: jika pompa on-off-on-off, tagihan listrik anda kan lebih tinggi, kenapa? karena saat start, motor AC 220volt, akan menarik ampere atau daya 3x-7x lipat dari nameplate ratingnya (dalam fraksi detik, misal 0.2detik), tergantung kualitas motor sendiri, untuk Shimizu PS 135 E, 125watt, saat start daya awalnya bisa menarik daya 375-875watt, makanya kadang saat alat elektronik tiba2 menyala, sekring rumah sering jatuh/trip.

Penjelasan gampangnya, lebih susah angkat badan kita buat jalan dari saat duduk, daripada jika sudah jalan dan melanjutkan perjalanan. Lembam.



Solusi alternatif bisa langsung ganti saja dengan flow switch.


POMPA ON TERUS TIDAK MAU MATI
Nahh ini yang baru-baru ini saya alami, keran sudah ditutup, dan saya yakin tidak ada kebocoran di mana-mana, koneksi pipa-pipa PVC juga tidak ada bocor, pompa nyala terus tanpa pernah mati.

Masalahnya ada pada pressure switch yang sudah berumur, karena mekanisme nya spring/per dan kontak tembaga 220V secara langsung. Per yang melemah bisa menyebabkan hilangnya kemampuan pressure switch untuk melepas kontak, jadilah pompa menyala terus menerus.
Juga karena kontak tembaga langsung, saat kontak terjadi cipratan bunga api=panas, ada perlekatan permanen (sejenis welding/las) sedikit di permukaan tembaga yang berkontak, membuat lengket kontak ini.

Mengingat umur pompa saya sudah 4tahun, wajarlah jika ada komponen yang minta diganti, saya ganti pressure switch dengan yang baru, masalah terselesaikan.



POMPA TIDAK MAU HIDUP
Problem standar biasanya;
1. Kabel listrik putus karena umur/panas
2. Pressure Switch sudah tidak bekerja
3. Konektor steker listrik yang berkarat atau rusak
4. Terminal box di samping pompa, ada komponen yang rusak atau kabel putus.
5. Katup/Valve outlet tidak dibuka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ad

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Label

Do it Yourself (24) Motorcycle (22) soluna (22) Roda4 (21) GoPro (20) nouvo (19) Travelling (17) Jual (13) jupiter (11) mutasi (9) King (5) office (4) vw (3) Atoz (2) Dad (2) Jasa (1) gokart (1)